Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Di DPR, Kepala Perpusnas Keluhkan Anggaran Turun Ganggu Program Literasi!

Di DPR, Kepala Perpusnas Keluhkan Anggaran Turun Ganggu Program Literasi

Waktu: 2026-07-29 19:07:17 Sumber: Meadow Rocket Penulis: Teknologi Dibaca: 696x

Kepala Perpustakaan Nasional RI E. Aminudin Aziz mengeluhkan penurunan anggaran yang drastis. Ia mengatakan, akibat penurun itu, program literasi pun terganggu.

"Bahwa betul dengan penurunan anggaran yang sangat drastis, pekerjaan yang terkait dengan literasi itu menjadi terganggu," kata Aminudin saat rapat dengar pendapat bersama Komisi X DPR, di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis .

Ia memberi contoh terkait program pembagian buku ke setiap desa, taman baca masyarakat, hingga puskesmas. Dia mengatakan program yang disambut positif oleh masyarakat itu tidak bisa lagi dilakukan pada 2026.

"Tahun 2026 ini tidak bisa kami kerjakan karena tidak ada uangnya," imbuh dia.

Tak hanya itu, ia mengatakan rencana pembangunan fisik, renovasi, hingga pembelian perlengkapan juga tidak bisa dilakukan. Jadi, kata dia, rencana menggerakkan literasi lebih masif lagi tak bisa terealisasi.

"Nah, ini apa, menjadikan rencana kita untuk menggerakkan literasi lebih masif ini tidak bisa kita kerjakan," ujar dia.

Aminudin mengatakan pihaknya juga sudah menyampaikan ini kepada Bappenas. Dia bahkan meminta agar target diturunkan karena dana yang tidak memadai.

"Tidak mungkin dengan anggaran besar tercapai, dengan anggaran kecil tetap tercapai. Jadi ya sudah saja dikasih kecil, ngapain buat besar, kan gitu. Nah, logika ini tentu tidak bisa kita terima karena bagaimanapun kalau tidak ada penurunan target, ya kami tidak akan bisa mencapai target-target yang sudah ditetapkan," tutur dia.

"Oleh karena itu, kami melakukan negosiasi dengan Bappenas supaya ada penurunan angka-angka target. Dan ini diskusi terus dilakukan dan ini terjadi penurunan-penurunan itu. Maka ketika kita bicara tentang target-target tadi, itu sebetulnya adalah target-target yang sudah disepakati untuk terjadi penyesuaian," lanjutnya.

Aminudin mengatakan pada 2025 Perpusnas mendapatkan anggaran lebih dari Rp 721,6 miliar. Anggaran itu, lanjut dia, juga sempat diblokir Rp 132 miliar sehingga anggaran yang bisa dipakai hanya Rp 589,5 miliar.

"Nah, sepanjang tahun 2025 itu kami mendistribusikan anggaran itu ke unit-unit kerja, lalu terealisasi anggaran sebesar Rp 583,2 miliar dan ini setara dengan 98,93%," pungkas dia.

Simak juga Video 'Gen Z dan Alpha Dominasi iPusnas, Tren Baca Digital Nanjak Terus':

[Gambas:Video 20detik]

(Editor: Pendidikan)

Konten Terkait
  • Gempa M 5 Guncang Sukabumi
  • Tiga Mobil Baru Mazda Siap Meluncur di GIIAS 2026
  • Polisi Desak Jembatan Pajarakan Direhabilitasi Setelah Tol Prosiwangi Dibuka
  • Sidang Perdana Bupati Pekalongan Nonaktif Fadia Arafiq Digelar 23 Juli
  • Jadwal KRL Solo-Jogja Senin 20 Juli 2026, Berangkat Pagi Sampai Malam
  • Bentangkan Spanduk Falkland Usai Kalahkan Inggris, Argentina Terancam Disanksi FIFA
  • KLM Tanjung Bara Tenggelam di Maluku, 8 ABK Diselamatkan Kapal Yacht Asal Selandia Baru
  • Alasan Gabriel Mutombo Tak Bisa Tolak Tawaran Persib
Konten Rekomendasi
  • Kronologi Pendaki Gunung Merbabu Meninggal Diduga akibat Henti Jantung
  • Indonesia Berada di Jajaran Negara dengan Kebebasan Akademik Terendah
  • Komparasi Motor Listrik Rp 25 Jutaan: VinFast Viper Vs Emotor Sprinto
  • Studi Fosil Terbaru Bantah Teori Lama soal Evolusi Manusia
  • Sukses Digelar, Grid.ID Awards 2026 Berikan Apresiasi kepada Figur Publik Inspiratif Indonesia
  • Keluarga Guru PPPK yang Meninggal di Mes Polisi Pessel Pertanyakan Hasil Visum Tak Kunjung Keluar