Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Bobby Akan Tingkatkan Pelayanan Puskesmas di Nias: Biar Tak Semua Masyarakat ke RS!

Bobby Akan Tingkatkan Pelayanan Puskesmas di Nias: Biar Tak Semua Masyarakat ke RS

Waktu: 2026-09-13 05:58:31 Sumber: Meadow Rocket Penulis: Teknologi Dibaca: 306x

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) akan meningkatkan layanan 20 puskesmas di wilayahnya menjadi puskesmas rawat inap di tahun 2026. Salah satunya Puskesmas Mandrehe di Kabupaten Nias Barat.

Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, mengatakan bahwa Puskesmas Mandrehe diprioritaskan karena lokasinya strategis dan melayani masyarakat.

"Secara letak dekat dengan masyarakat karena di sini ada 20 desa dengan 23.000 penduduk, jarak ke rumah sakit 60 Km," ujar Booby dalam keterangan tertulisnya, Minggu (19/7/2026).

Menurut Bobby, di puskesmas tersebut nantinya akan dibangun ruang rawat inap dengan kapasitas 10 tempat tidur. Lalu, fasilitas persalinan, peralatan kesehatan, dan juga tenaga medis akan ditambah.

"Jadi ini kita perbaiki fasilitasnya, salah satunya ini bisa menjadi rawat inap. Tadi hanya ada dua tempat tidur dan fasilitasnya minim sekali, jadi kita akan buat isinya ada 10 bed, bisa melakukan persalinan, dokter juga," ungkapnya.

Bobby mengatakan, penambahan fasilitas kesehatan di sana, juga merupakan upaya Pemprov Sumut menguatkan layanan kesehatan. Apalagi, setelah Presiden Prabowo membangun rumah sakit di Nias Barat.

"Kemarin Bapak Presiden sudah membangun rumah sakit daerah di sini, sangat bagus sekali. Kami dari Pemerintah Provinsi menafsirkan salah satu program presiden di bidang kesehatan, jadi kami dari provinsi coba membenahi Puskesmas-puskesmas biar enggak semua masyarakat ke rumah sakit karena salah satu kendalanya adalah aksesnya," katanya.

Selain peningkatan sarana dan prasarana, Pemprov Sumut juga terus memperkuat kualitas sumber daya manusia di bidang kesehatan melalui program beasiswa dokter spesialis.

"Beasiswa dokter spesialis dari Pemerintah Provinsi di USU dan UGM, tahun kemarin ada 16 dan tahun ini ada lima lagi tes khusus dari Kepulauan Nias, jadi dari sisi SDM (Sumber Daya Manusia)-nya coba kita tingkatkan, dari sisi fasilitas coba kita perbaiki," pungkasnya.

(Editor: Kesehatan)

Konten Terkait
  • Selat Hormuz dan Rapuhnya Kesepahaman Gencatan Senjata AS-Iran
  • Aturan Pemerintah soal Penggunaan Gawai di Sekolah, Ini 3 Jenis yang Dibatasi
  • WN Singapura yang Bunuh Pacar di Bali Overstay Setahun, Polisi Telusuri Rekam Jejak
  • Jangan Anggap Sepele, Ini Penyebab Keyless Mobil Cepat Rusak
  • Hakim: Roy Suryo Salahgunakan Praperadilan untuk Tunda Sidang Pokok Perkara
  • Warga Pamekasan Tolak Pembangunan Ritel Modern, Bupati Janji Putuskan Besok
  • Kebiasaan Duduk Lama Saat Scrolling Bisa Ganggu Fungsi Otak, Olahraga Jadi Penyeimbang
  • WAICO dan Ujian Kepemimpinan AI China
Konten Rekomendasi
  • Alasan Gabriel Mutombo Tak Bisa Tolak Tawaran Persib
  • Disalurkan di Kopdes, Prabowo: Barang Subsidi Milik Rakyat, Tidak Diperdagangkan
  • Syarat-syarat Agar KPK Bisa Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah dari Kejagung
  • JHT Dipotong Pajak, Buruh Yogyakarta Protes: Uang Hasil Keringat Sendiri Kok Dipajaki?
  • Nobar Pildun di Menteng Tenggulun, Mendagri Tekankan Semangat Kebersamaan
  • Kehilangan Orangtua dan Kaki Diamputasi, Lovanya, Siswi SD Korban Kecelakaan Maut Cirebon Dijamin Pendidikannya