Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Iran Ancam Serangan Skala Penuh Jika AS Tak Berhenti Menyerang!

Iran Ancam Serangan Skala Penuh Jika AS Tak Berhenti Menyerang

Waktu: 2026-07-29 18:06:20 Sumber: Meadow Rocket Penulis: Otomotif Dibaca: 233x

Iran mengancam akan melanjutkan "operasi serangan berskala penuh" jika Amerika Serikat terus melancarkan gelombang serangan terhadap negara tersebut.

Ancaman tersebut, seperti dilansir AFP dan Egypt Independent, Sabtu , dilontarkan oleh seorang pejabat tinggi Korps Garda Revolusi Islam Iran , Mayor Jenderal Mohsen Rezaei, yang juga penasihat militer senior untuk pemimpin tertinggi Iran Mojtaba Khamenei.

"Jika serangan-serangan AS berlanjut selama dua atau tiga hari lagi, kami akan memasuki fase operasi serangan skala penuh," tegas Rezaei dalam wawancara yang dikutip lembaga penyiaran negara IRIB pada Jumat waktu setempat.

"Iran tidak akan lagi membatasi diri pada tindakan pembalasan, respons yang sepadan... Tidak akan ada batas politik yang aman dari kekuatan serangan Iran," ujarnya.

Rezaei menambahkan bahwa AS seharusnya membayar ganti rugi finansial atas tindakan yang oleh para pejabat Iran disebut sebagai serangan terhadap infrastruktur sipil. Washington telah membantah dengan sengaja menargetkan fasilitas sipil Teheran.

Pernyataan itu muncul saat AS melancarkan serangan selama tujuh malam berturut-turut terhadap target-target Iran, yang dibalas oleh Teheran dengan menargetkan negara-negara Teluk yang menampung aset-aset militer Washington.

Rezaei juga memperingatkan bahwa respons militer Iran akan meluas hingga ke luar perbatasannya, jika konflik semakin memanas.

Ancaman terbaru Iran ini senada dengan retorika Presiden AS Donald Trump baru-baru ini, yang menyatakan bahwa gencatan senjata dan nota kesepahaman AS-Iran, yang memang sudah rapuh, telah "berakhir" sebelum dia mengizinkan gelombang serangan baru terhadap Teheran.

Sejak saat itu, Iran telah melancarkan serangkaian serangan pembalasan terhadap pangkalan-pangkalan militer AS yang ada di wilayah beberapa negara tetangganya di kawasan Teluk, termasuk Qatar, Kuwait, dan Bahrain.

Iran juga menargetkan fasilitas militer AS yang ada di Yordania dan Arab Saudi, yang semakin meningkatkan kekhawatiran akan terjadinya konflik regional yang lebih luas.

[Gambas:Video 20detik]

(Editor: Pendidikan)

Konten Terkait
  • TransNusa Terbang dari Bali ke Waingapu dan Wakatobi
  • Polisi Kesulitan Ungkap Pelaku Pembuangan Bayi di Bekasi karena TKP Sepi dan Tanpa CCTV
  • Batang Jadi Lokasi Akad Massal 62.000 KPR FLPP, Prabowo Bakal Hadir
  • Kenapa Argentina Dibenci Banyak Orang, Termasuk di Amerika Latin?
  • Waka Komisi III DPR Kritik Hotman soal Febrie: Gak Usah Bawa-bawa Presiden
  • Mengenal Inés García, Pacar Lamine Yamal yang Setia Mendampingi hingga Spanyol Juara Dunia
  • Polisi Kesulitan Ungkap Pelaku Pembuangan Bayi di Bekasi karena TKP Sepi dan Tanpa CCTV
  • Amerika Latin Bersatu Dukung Spanyol, Tuding Argentina Anak Emas FIFA
Konten Rekomendasi
  • Pesona Tanaman Mirip Bunga Bangkai di Bekasi yang Bikin Penasaran Warga
  • Alasan Nama Bayi Muhammad MBG Subianto di Wonosobo Tak Bisa Dicantumkan di Akta Kelahiran
  • Viral, Video Grill Drainase Jalan Pahlawan Semarang Buat Kaget Pengendara, DPU Jelaskan Penyebabnya
  • PetroChina Bangun Jalan Beton 1,96 Km di Geragai, Akses Warga Membaik
  • Sekongkol Jahat Anak Angkat dan Pacar di Nganjuk, Habisi Nyawa Ayah karena Dendam dan Utang
  • Bahlil Ungkap Target Produksi Blok Masela Dimulai 2029: Investasi Besar Banget