Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Sesar Sianok Menggeliat 2 Kali, PGA Gunung Marapi: Tak Pengaruhi Aktivitas Gunung!

Sesar Sianok Menggeliat 2 Kali, PGA Gunung Marapi: Tak Pengaruhi Aktivitas Gunung

Waktu: 2026-07-29 19:08:21 Sumber: Meadow Rocket Penulis: Olahraga Dibaca: 626x

Gempa pertama berkekuatan magnitudo (M) 2,9 terjadi pada pukul 10.10 WIB. Pusat gempa berada sekitar 6 kilometer barat laut Bukittinggi dengan kedalaman 7 kilometer.

Hampir dua jam kemudian, tepatnya pukul 11.58 WIB, gempa kedua berkekuatan M 3,0 kembali mengguncang wilayah tersebut. Episentrumnya berada sekitar 4 kilometer barat laut Bukittinggi dengan kedalaman 10 kilometer.

Getaran dirasakan di dalam rumah

Berdasarkan peta guncangan (shakemap) BMKG, kedua gempa dirasakan di wilayah Bukittinggi dengan intensitas II-III MMI.

Pada skala tersebut, getaran dirasakan oleh banyak orang di dalam rumah.

Guncangan diibaratkan seperti truk besar yang sedang melintas sehingga menyebabkan benda-benda ringan yang digantung bergoyang.

Hingga berita ini ditulis, belum ada laporan mengenai korban jiwa maupun kerusakan bangunan akibat dua gempa tersebut.

Aktivitas Gunung Marapi tidak terpengaruh

Gempa yang terjadi sempat memunculkan kekhawatiran masyarakat karena Bukittinggi berada tidak jauh dari Gunung Marapi yang saat ini berstatus Level II (Waspada).

Namun, petugas Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Marapi Ahmad Rifandi memastikan dua gempa tektonik tersebut tidak memengaruhi aktivitas vulkanik Gunung Marapi.

"Dua gempa tektonik yang terjadi di Bukittinggi sejauh ini tidak berdampak pada aktivitas Gunung Marapi," kata Ahmad.

Ia menjelaskan bahwa secara teori gempa tektonik memang dapat memengaruhi sistem gunung api, tetapi dampaknya tidak selalu terjadi secara langsung.

Menurut Ahmad, erupsi gunung api umumnya dipicu oleh pergerakan magma menuju permukaan yang ditandai munculnya gempa vulkanik. Sementara itu, gempa tektonik disebabkan oleh pergerakan sesar atau patahan bumi.

"Kalau erupsi biasanya dipengaruhi oleh pergerakan magma ke permukaan yang ditandai dengan gempa-gempa vulkanik. Sedangkan gempa tektonik itu biasanya disebabkan oleh pergerakan sesar (patahan bumi)," ujarnya.

Warga diminta tetap waspada

Meski kondisi dinyatakan aman dan terkendali, BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang serta mewaspadai kemungkinan terjadinya gempa susulan.

Sementara itu, Pos PGA Marapi bersama Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) kembali mengingatkan masyarakat dan wisatawan agar tetap mematuhi rekomendasi radius bahaya Gunung Marapi.

Masyarakat juga diminta tidak memasuki kawasan terlarang di sekitar kawah aktif Gunung Marapi.

(Editor: Kesehatan)

Konten Terkait
  • Cekcok Berujung Ucapan Rasis Penjahit di Bali ke Pelanggan Berakhir Damai
  • Ketua DPRD Lebak Bantah Perintahkan Penculikan Aktivis, Klaim Sudah Damai dengan Korban
  • 5 Bintang Piala Dunia yang Menikahi Cinta Pertamanya, Ada Messi
  • Kades dan ASN BPN Aceh Jadi Tersangka Korupsi Pengadaan Lahan Irigasi, Rugikan Negara Rp 2,2 Miliar
  • Bahlil Guyon ke Nusron Pakai Kacamata Hitam karena Inggris Kalah dari Argentina
  • Program PHINLA Ubah 283 Ton Sampah Jadi Sumber Pendapatan Warga Jakarta
  • Viral Pungutan Parkir Saat Antre BBM di SPBU Dharmasraya, Dishub Tegaskan Itu Hanya Sosialisasi
  • Pesan Haru Lionel Messi Jelang Final Piala Dunia 2026
Konten Rekomendasi
  • Pierluigi Collina Ungkap Sulitnya Pilih Wasit dan Jawab Kontroversi VAR
  • Ketrampilan Apa yang Diperlukan Anak Muda di Dunia Kerja?
  • Cerita Warga Makassar Bertahan dengan Air Sumur Berlumpur, Kuning, dan Berminyak Setiap Kemarau
  • MBG Aktif Lagi, Polisi Uji Food Safety untuk Menjamin Mutu Makanan di Pamekasan
  • Bukan Uang, Artis yang Tampil di Final Piala Dunia 2026 dapat Honor yang Tak Ternilai
  • Sudewo Bantah Terima Rp 450 Juta, Jaksa KPK Fokus Buktikan Peran Nur Widayat