Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Prabowo Cek Mesin Pemusnah Sampah Sebelum Panen Raya Program TNI!

Prabowo Cek Mesin Pemusnah Sampah Sebelum Panen Raya Program TNI

Waktu: 2026-07-29 18:05:22 Sumber: Meadow Rocket Penulis: Hiburan Dibaca: 942x

Kepala Negara juga mendapat penjelasan soal mesin pengolah sampah itu oleh seorang tentara perempuan.

Prabowo sempat bertanya soal detail mesin itu namun tak begitu terdengar jelas suaranya.

Setelahnya, Prabowo sempat menyapa perwakilan tentara lain dari berbagai daerah yang hadir secara virtual.

Setelah meninjau mesin pengolah sampah, Prabowo juga meninjau beberapa contoh hasil olahan sampah di antaranya paving block.

Dari situ, Prabowo kemudian melanjutkan perjalanan ke area lokasi panen raya serentak yang masih berada di kawasan Lanud Abdulrachman Saleh.

Prabowo juga langsung disambut tarian tradisional setempat.

Kepala Negara kemudian menyapa pejabat TNI setempat dan dijelaskan soal panen raya yang dihadirinya ini.

Prabowo juga melihat alat untuk pertanian serta hasil olahan panen tebu.

Prabowo ke Malang

Sebelumnya diberitakan, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan kehadiran Prabowo hari ini dalam rangka mendukung Program Ketahanan Pangan.

Program ketahanan pangan TNI ini melibatkan tiga matra sesuai keunggulan masing-masing.

"TNI AD mendampingi budidaya padi dan jagung, TNI AL mengembangkan kedelai, sedangkan TNI AU berfokus pada tebu," ucap Prasetyo.

Dia merincikan, sepanjang Januari-Juni 2026, pendampingan TNI AD telah mencakup 6,26 juta hektar lahan padi dengan produksi sekitar 19,2 juta ton beras.

Dengan angka itu, TNI AD telah mendukung 55,24 persen target produksi beras nasional tahun 2026.

Di sektor kedelai, TNI AL mendampingi lahan seluas 2.432 hektar dengan potensi produksi 3.676 ton.

"Sementara TNI AU mendampingi 236.048 hektar lahan tebu dengan potensi produksi 18,386 juta ton, setara sekitar 1,36 juta ton gula atau 45,05 persen target produksi gula nasional tahun 2026," kata Prasetyo.

(Editor: Bisnis)

Konten Terkait
  • Misteri Warga Madiun Hilang di Korea Selatan, Berawal dari Pamit Pergi ke Surabaya
  • Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 16 Juli 2026, Berangkat dari Palur Pagi hingga Malam
  • Naik Mulai Bulan Depan, Ini Tarif Baru Naturalisasi hingga Lepas Status WNI
  • Diduga Cabuli 32 Murid SD, Kakek Pemilik Warung di Makassar Ditangkap
  • Arema FC Lengkapi Kuota Pemain Asing dari Brasil dalam Sehari
  • Forum Pemred Kecam Hotman soal 'Lu Punya Otak Nggak?': Sangat Tak Profesional
  • Mendagri Ungkap Strategi Pencegahan Korupsi di Daerah lewat Sistem dan Sikap Integritas
  • Laporan Amplop Menhut Selesai, KPK Lanjut Dalami Kaitan ke Bupati Kuansing
Konten Rekomendasi
  • Ajari Anak Percaya Diri dengan 5 Kalimat Ini
  • Mahasiswa King's College London Minta RUU Perampasan Aset Dibahas Secara Cermat
  • Obligasi Daerah Dinilai Cocok Jadi Alternatif Pembiayaan di Riau
  • Prabowo Banggakan Petani: Yang Bilang Beras Mahal, Ikut Tanam Padi Sendiri
  • Otoritas PFII Berpotensi Picu Celah Hukum Baru dengan OJK hingga BI
  • Nenek di Pasuruan Tewas Mengenaskan di Rumahnya, Kalung dan Gelang Raib