Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Netflix Akuisisi Startup AI Milik Ben Affleck Rp 10,53 Triliun, Sang Aktor Jadi Penasihat Senior!

Netflix Akuisisi Startup AI Milik Ben Affleck Rp 10,53 Triliun, Sang Aktor Jadi Penasihat Senior

Waktu: 2026-09-12 20:45:04 Sumber: Meadow Rocket Penulis: Berita Dibaca: 867x

JAKARTA, KOMPAS.com – Netflix mengakuisisi perusahaan rintisan (startup) berbasis kecerdasan buatan (AI) milik aktor Ben Affleck, InterPositive, dengan nilai 587 juta dollar AS atau sekitar Rp 10,53 triliun (asumsi kurs Rp 17.942 per dollar AS).

Mengutip Variety, Jumat (18/7/2026), Netflix mengungkapkan dalam laporan Formulir 10-Q kepada Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat (SEC) bahwa proses akuisisi tersebut telah rampung pada Maret 2026.

InterPositive didirikan Affleck pada 2022 dengan fokus mengembangkan teknologi AI yang dirancang untuk membantu proses produksi film, sembari tetap menempatkan sineas sebagai pusat pengambilan keputusan kreatif.

Teknologi yang dikembangkan perusahaan itu memanfaatkan AI untuk mengolah rekaman harian selama proses syuting sehingga dapat mempercepat tahapan pascaproduksi. Fungsinya mencakup pencampuran gambar, pencahayaan ulang adegan, hingga penambahan efek visual tanpa mengandalkan pembuatan gambar generatif.

"Dari penemuan gambar bergerak hingga transisi ke digital, dari penangkapan gerakan hingga produksi virtual, teknologi telah berevolusi seiring dengan para seniman yang menggunakannya," ujar Affleck.

Sebagai bagian dari kesepakatan, seluruh tim InterPositive yang terdiri dari 16 insinyur, peneliti, dan tenaga kreatif bergabung dengan Netflix. Sementara itu, Ben Affleck akan berperan sebagai penasihat senior perusahaan.

Netflix dan InterPositive menyatakan akuisisi tersebut bertujuan mengembangkan teknologi AI secara bertanggung jawab untuk mendukung proses kreatif para pembuat film, bukan menggantikan mereka.

Co-CEO Netflix Ted Sarandos mengatakan perusahaan telah memanfaatkan AI dalam produksi serial dokumenter The American Experiment. Menurut dia, teknologi tersebut mampu menghasilkan rangkaian gambar dua kali lebih cepat dengan biaya sekitar separuh dibandingkan metode sebelumnya.

Meski demikian, Sarandos menegaskan Netflix tidak berniat menggantikan karya kreatif manusia dengan teknologi AI generatif. Ia menyebut AI diposisikan sebagai alat bantu untuk meningkatkan efisiensi proses produksi, bukan sebagai pengganti para kreator.

(Editor: Kesehatan)

Konten Terkait
  • GHAS Dibongkar, Andre Rosiade Targetkan Stadion Baru Rampung Januari 2028
  • Bus Sinar Jaya Terguling Usai Hantam Truk di Brebes, 4 Orang Terluka
  • Datangi Kantor Pertamina, Pemkot Medan Tagih Janji Atasi Antrean Mengular di SPBU
  • Modus Kurir Ojol Selesaikan Pesanan tapi Laptop Tak Sampai ke Warga Jakpus
  • Kenapa Negara Teluk Getol Berinvestasi di Afrika?
  • Dedi Mulyadi Harap Tunggakan DBH Rp 1,2 T untuk Jabar Segera Direalisasikan Pusat: Dibayarkan atau Tidak
  • Iwakum Kecam Hotman Paris: Pernyataannya Rendahkan Profesi Wartawan
  • Polisi Kembali Periksa Ketua DPRD TTU Terkait Kasus Intimidasi terhadap Dokter Icha
Konten Rekomendasi
  • Warga Bogor Dilanda Kekeringan, Terpaksa Mandi dan Nyuci Pakai Air Sungai
  • Warga Minta JPO Tendean Cepat Dibangun Lagi, Sebut Zebra Cross Tak Cukup Aman
  • 6 Maskapai Ajukan Rute Baru dari Bandara Husein Sastranegara Bandung
  • Tinggi Muka Air Bendung Katulampa Bogor Sentuh 0 Cm Imbas Kemarau
  • [HOAKS] Mahfud MD Informasikan Program Dana Bantuan Pensiun 2026
  • Jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 17 Juli 2026, Berangkat dari Yogyakarta Pagi hingga Malam