Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs PKB Imbau Warga NU Pilih Ketum yang Mengayomi, Bukan Mengumbar Konflik!

PKB Imbau Warga NU Pilih Ketum yang Mengayomi, Bukan Mengumbar Konflik

Waktu: 2026-09-12 20:43:32 Sumber: Meadow Rocket Penulis: Otomotif Dibaca: 623x

Cak Udin beralasan, selama lima tahun ke belakang, para elite di PBNU justru lebih banyak mempertontonkan konflik di antara mereka.

"Lebih banyak cerita konflik, cerita berantem daripada cerita keberhasilan mengayomi masyarakat, memberdayakan masyarakat, dan sebagainya," ujar dia.

Kendati demikian, Cak Udin tidak menyebut secara gamblang siapa sosok yang layak menjadi ketua umum PBNU berikutnya.

Ia hanya menekankan agar pengurus petahana PBNU sebaiknya tidak dipilih lagi.

"Kita lihat saja maunya Nahdliyin kayak apa, tapi siapapun memang kader NU berhak untuk maju. Jadi, menurut saya siapapun menurut Nahdliyin itu, menurut PCNU PWNU siapa yang mampu, ya silakan dicalonkan," kata Cak Udin.

"Jadi, siapakah itu? Ya, yang bukan yang sekarang. Silakan dipilih mau siapapun, yang penting bukan sekarang," umbuh dia.

Saling sindir Cak Imin-Gus Yahya

Sebelumnya, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar menyindir Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf yang dinilai tidak memberikan perubahan apapun di PBNU selama lima tahun masa kepemimpinannya.

Cak Imin, sapaan akrab Muhaimin, pun menyerukan agar PBNU dipimpin oleh sosok baru yang lebih segar.

"Ya pemimpin yang baru. Saat ini butuh pemimpin baru yang fresh," ujar Cak Imin, saat ditemui di Kemang, Jakarta, Minggu (12/7/2026).

"Karena yang lama sudah lima tahun enggak ada perubahan," kata dia.

Gus Yahhya lalu menyindir balik Cak Imin dengan menyebut Cak Imin tidak mengerti NU.

Sebab, kata Gus Yahya, Cak Imin belum pernah menjadi pengurus NU.

"Kalau Pak Imin mengatakan begitu saya kira ya karena beliau memang ya mungkin kurang mengerti tentang NU ya? Karena seumur hidup beliau belum pernah jadi pengurus NU di semua tingkatan," kata Gus Yahya.

"Jadi pengurus ranting saja belum pernah. Jadi, beliau tidak tahu perubahannya-perubahannya seperti apa kan beliau tidak tahu," sambung dia.

Gus Yahya mempersilakan Cak Imin berpandangan apapun, tetapi ia menilau hanya warga NU yang dapat menilai kepemimpinannya.

(Editor: Pendidikan)

Konten Terkait
  • Kantor Kemenag Wonogiri Siapkan Draf Penutupan Ponpes Manjung
  • Ulah Bejat Pria di Riau Cabuli Bocah, Terbongkar Usai Kirim Foto Cabul
  • Sidak RSUD Soewandhie Surabaya, Eri Cahyadi Minta Pelayanan Obat Dipercepat
  • Polisi Ungkap Peredaran 'Pod Getar' Narkoba di Bogor, Kasus Pertama Se-Jabar
  • Beredar Surat Edaran Libur Final Piala Dunia 2026, Gubernur NTT: Itu Hoaks, ASN Tetap Masuk Normal
  • Konflik Berdarah Adonara NTT, PDIP Minta Aparat Upayakan Mediasi
  • Baleg DPR Setujui Harmonisasi RUU Kehutanan, Dibuat Sejalan Putusan MK
  • Saat Letusan Gunung Berapi Bikin Eropa Tertutup Kabut Beracun 5 Bulan
Konten Rekomendasi
  • Cerita Perjuangan Adik Keisya Levronka Usai Jatuh dari Lantai 6 Kampus
  • 4 Pelaku Penculikan Kacab Bank Ilham Divonis 8 Tahun Penjara
  • Periksa Bobby Rizaldi, KPK Dalami Pengaturan Audit BPK untuk Muara Enim
  • Faiq Pedagang Kambing di Kota Batu Santai Ramai Disebut Mirip Yesus
  • Normalisasi Distribusi BBM di Sumut Dipercepat, Pertamina Operasikan Terminal dan SPBU 24 Jam
  • Didukung Korsel, Charging Station BRT di Bandung Mulai Dibangun