Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Mobil Damkar Terjebak Macet, Pemadaman Kebakaran Rumah dan Lapak di Bekasi Tersendat!

Mobil Damkar Terjebak Macet, Pemadaman Kebakaran Rumah dan Lapak di Bekasi Tersendat

Waktu: 2026-07-29 18:05:23 Sumber: Meadow Rocket Penulis: Hiburan Dibaca: 682x

Antrean kendaraan mengular akibat penyempitan jalan di sekitar lokasi kebakaran serta banyaknya pengendara yang memperlambat laju kendaraan untuk menyaksikan proses pemadaman.

"Armada jadi terjebak saat menuju lokasi, khususnya armada dari Mako Cikarang Barat dan Stadion Wibawa Mukti," kata Komandan Regu Pleton 3 Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bekasi, Bohir, saat ditemui di lokasi, Rabu.

Menurut Bohir, Disdamkarmat pada tahap awal mengerahkan empat unit mobil pemadam kebakaran.

Selanjutnya, armada mendapat tambahan dari Pos Cikarang Selatan, Pos Pemda, serta bantuan unsur TNI sehingga total sekitar delapan unit diterjunkan untuk mengendalikan kobaran api.

Sementara itu, salah seorang korban kebakaran, Sion (35), mengatakan warga telah berupaya menghubungi petugas pemadam kebakaran dari Kabupaten Bekasi maupun Karawang sesaat setelah api membesar.

"Warga sudah menghubungi petugas dari Kabupaten Bekasi maupun Karawang, tetapi sekitar 90 menit hanya satu unit mobil pemadam yang tiba," ujar Sion.

Ia menduga lambatnya kedatangan armada pemadam disebabkan kemacetan lalu lintas karena kebakaran terjadi bertepatan dengan jam pulang kerja.

Sekitar pukul 20.30 WIB, arus lalu lintas di Jalan Raya Kedungwaringin baru mulai kembali lancar setelah kobaran api di sebagian besar titik berhasil dikendalikan.

Bohir mengatakan, penyebab kebakaran hingga kini masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.

Hingga Rabu sekitar pukul 21.30 WIB, petugas Disdamkarmat Kabupaten Bekasi masih berjibaku memadamkan api di sejumlah titik yang masih menyala.

Sementara di lokasi lain yang kobaran apinya telah berhasil dipadamkan, petugas melakukan proses pendinginan.

"Kalau dugaan sementara kami belum tahu. Masih dalam penyelidikan kepolisian. Saat ini kami juga melakukan pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali menyala," kata Bohir.

(Editor: Wisata)

Konten Terkait
  • Sambangi Anak Sayuti Melik, Wamensos Pastikan Kebutuhan Terpenuhi
  • Bug yang Ditemukan Bocah SD Boyolali di Sistem NASA Bisa Jadi Celah Penipuan, Begini Penjelasannya
  • Riau Bhayangkara Run 2026: Berlari Melawan Karhutla
  • Pesan Kepala BKN Zudan Arif untuk ASN: Pengabdian Sunyi, Bangsa yang Tumbuh
  • Rumah di Wonogiri Diduga Jadi Safe House Bupati Etik, Simpan Brankas Berisi Uang Rupiah hingga Valuta Asing
  • Polisi Ungkap Sosok Pelaku Pemicu Rangkaian Pemerkosaan Gadis Sampang
  • Penjahit di Bali Cekcok dengan Pelanggan hingga Singgung SARA, Kini Mina Maaf
  • Efek Domino Kenaikan Harga Obat bagi Pengeluaran Keluarga
Konten Rekomendasi
  • Detik-detik Menegangkan Pendeta di Sibolangit Selamat dari Kecelakaan Maut: Puji Tuhan, Kami Ditolong
  • Febrie Tersangka 3 Kasus Korupsi, Legislator PDIP: Kalau Bisa Hukum Mati
  • 10 Tahun Kudeta Turki, Ketika Demokrasi Berubah Arah
  • Hari Anak Nasional 2026, Kemensos Gelar Tebus Ijazah hingga Khitanan Massa
  • Febrie Adriansyah Punya Dua Status Hukum dalam Kasus yang Sama, Ini Kata Pakar
  • 10 Kecamatan di Kabupaten Bogor Kekeringan, 22.065 Jiwa Kesulitan Air Bersih