Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs 19 Sekolah Rakyat Sudah Gelar MPLS di Gedung Permanen, Mensos: Puluhan Titik Lain Menyusul!

19 Sekolah Rakyat Sudah Gelar MPLS di Gedung Permanen, Mensos: Puluhan Titik Lain Menyusul

Waktu: 2026-07-29 19:07:09 Sumber: Meadow Rocket Penulis: Bisnis Dibaca: 469x

Sebanyak 19 titik Sekolah Rakyat (SR) di berbagai wilayah melaksanakan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di gedung permanen baru. Meski belum selesai total, pihak Kementerian Sosial (Kemensos) optimis proses belajar tidak akan terganggu.

Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf (Gus Ipul), menjelaskan bahwa jumlah lokasi yang menyelenggarakan MPLS di gedung permanen akan terus bertambah seiring dengan rampungnya pembangunan fisik sekolah.

Salah satu wilayah yang tengah bersiap adalah Kota Pasuruan, yakni Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 2 Kota Pasuruan yang mencapai 95 persen.

"Per hari ini, sudah ada 19 MPLS yang bertempat di gedung permanen Sekolah Rakyat. Nanti akan ada tambahan 60 titik lagi di tanggal 31 Juli, termasuk di Kota Pasuruan ini. Titik lain menyusul," ujar Saifullah Yusuf saat meninjau kesiapan gedung permanen SR di Kota Pasuruan, Jumat (17/7/2026).

Gus Ipul menyebut, progres pembangunan gedung permanen di Kota Pasuruan saat ini telah mencapai lebih dari 95 persen dan dipastikan siap digunakan untuk menyambut para siswa baru pada akhir bulan Juli ini.

SR tidak hanya menyediakan ruang kelas konvensional, tetapi juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas olahraga dan ruang publik. Di antaranya lapangan basket, lapangan sepak bola hingga lintasan lari (jogging track).

Penyediaan fasilitas olahraga ini diharapkan dapat menunjang pembentukan karakter, kesehatan fisik, serta memicu prestasi nonakademik siswa sejak masa pengenalan sekolah dimulai.

Namun, Gus Ipul mengakui bahwa proses transisi dari gedung sementara ke gedung permanen masih membutuhkan dukungan dari pemerintah daerah.

"Gedung permanen sudah siap namun SDM operasional kami belum sepenuhnya lengkap. Kami butuh backup untuk tenaga keamanan, petugas kebersihan, tukang masak, hingga dukungan guru pembina selama masa MPLS berjalan," ungkapnya.

Tingginya antusiasme masyarakat terlihat dari lonjakan jumlah pendaftar tahun ini. Pada tahun ajaran baru 2026/2027, tercatat ada lebih dari 28.000 siswa baru yang mendaftar untuk jenjang SD, SMP, dan SMA.

Jika diakumulasikan dengan 15.000 siswa aktif sebelumnya, total peserta didik Sekolah Rakyat saat ini mencapai sekitar 45.000 anak.

Dengan tren positif ini, Gus Ipul mengatakan, pemerintah optimistis dapat memperluas daya tampung secara masif pada tahun ajaran berikutnya.

"Tahun depan, jika semuanya berjalan dengan lancar sesuai rencana, kita menargetkan bisa menambah kuota hingga menampung lebih dari 100.000 siswa," kata Gus Ipul.

Meskipun kuota jenjang SMP dan SMA telah melampaui batas daya tampung, sedangkan kuota pendaftaran untuk jenjang SD baru terisi sekitar 6.000 dari total alokasi 9.000 kuota secara nasional.

Namun, Gus Ipul menyebut, untuk siswa baru jenjang SD masih diperbolehkan mendaftar pada bulan Agustus hingga September, selama memenuhi kriteria yang ditetapkan.

"Karena Sekolah Rakyat menerapkan sistem penerimaan yang fleksibel dengan konsep multi-entry multi-exit", pungkasnya.

(Editor: Bisnis)

Konten Terkait
  • Pemkab Banyumas Pastikan Gaji 3.818 PPPK Aman hingga Desember 2026 meski Dana Pusat Dipangkas
  • Kasus SK Palsu ASN di Gresik, Korban Setor Rp 125 Juta dari Tabungan Istri, Kades Syok dan Gemetar
  • Jadwal Final Piala Dunia 2026 Spanyol Vs Argentina: Jam, Cara Nonton, dan Link Live Streaming
  • Berburu Durian Menoreh di Kampung Durian Kulon Progo, Nikmati Langsung dari Kebun
  • 370 Drone Ukraina Melesat ke Moskow dalam Semalam, 7 Orang Tewas
  • DJP Sebut Pajak Marketplace Tak Bikin Harga Barang Naik, Ini Penjelasannya
  • Panglima Klaim TNI Dukung 55,24 Persen Target Produksi Beras Nasional 2026
  • Revitalisasi Keraton Solo Sasar Museum: Penataan Ruang Pamer Dibuat Berstandar Internasional
Konten Rekomendasi
  • Antrean BBM di Medan Terurai, BPH Migas Sebut Bukan karena Kuota, Lalu Apa?
  • Andy Burnham Resmi Jadi PM Baru Inggris, Langsung Dapat Titah Raja Charles
  • Belajar dari Kasus Bom MAN 3 Padang, Ini Bedanya Candaan dan "Bullying" Menurut Pakar
  • 142 Ribu Peserta BPJS Kesehatan di Kota Tasikmalaya Nonaktif, Status UHC Terancam Batal
  • Kebakaran Landa Pemukiman di Sorong Barat, Warga Berhamburan Selamatkan Diri
  • Diduga Lalai Tangani Balita hingga Meninggal, RS Maleo Sorong Dilaporkan ke Polisi