Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Massa Aksi Tak Diizinkan Demo di Patung Kuda, Polisi Jelaskan Alasannya!

Massa Aksi Tak Diizinkan Demo di Patung Kuda, Polisi Jelaskan Alasannya

Waktu: 2026-09-12 20:44:18 Sumber: Meadow Rocket Penulis: Bisnis Dibaca: 940x

Meski demikian, massa aksi tetap berupaya meminta agar diizinkan menyampaikan aspirasi di kawasan Patung Kuda.

Di lokasi, massa tampak merapatkan barisan dengan membentuk border dan bergerak mendekati barikade polisi mengikuti arahan dari mobil komando.

Perwakilan Aliansi Majelis Perjuangan Rakyat (MPR), Muhammad Annur, mengatakan pihaknya tetap ingin menggelar aksi di Patung Kuda karena lokasi tersebut dinilai strategis untuk menarik perhatian publik.

"Kami sangat menuntut dengan keras bahwasanya kami ingin menyampaikan aspirasi di Patung Kuda, seperti itu. Karena apa tujuannya? Menarik atensi masyarakat, gitu," ungkap Annur saat ditemui di lokasi, Jumat.

Hingga berita ini ditulis, massa masih bertahan di Jalan Medan Merdeka Selatan. Mereka terus berorasi sambil membentangkan sejumlah spanduk berisi tuntutan.

Sebelumnya diberitakan, mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ) bersama sejumlah organisasi masyarakat sipil yang tergabung dalam Aliansi Majelis Perjuangan Rakyat (MPR) berencana menggelar aksi unjuk rasa di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, pada Jumat (17/7/2026).

Berdasarkan poster seruan aksi yang diunggah melalui akun Instagram resmi @aliansiunjmelawan, demonstrasi tersebut mengusung tajuk "Mosi Tidak Percaya Rezim Prabowo Gibran".

"Ketimpangan sosial, pelemahan kedaulatan sipil, dan krisis di berbagai sektor kehidupan menjadi bukti bahwa kepercayaan publik terhadap Kabinet Merah Putih - Prabowo Gibran patut dipertanyakan," tulis keterangan dalam unggahan tersebut.

Annur sebelumnya membenarkan bahwa aksi dijadwalkan dimulai pukul 13.00 WIB. Massa berangkat dari kampus UNJ dan bergabung dengan mahasiswa dari berbagai kampus serta koalisi masyarakat sipil.

"Iya benar aksi akan digelar pukul 13.00, kawan-kawan akan berangkat dari UNJ, aliansi mahasiswa berbagai kampus dan koalisi masyarakat sip," ujar Annur saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Jumat.

Namun, ia belum dapat memastikan jumlah peserta yang mengikuti aksi tersebut.

Dalam demonstrasi itu, Aliansi Majelis Perjuangan Rakyat (MPR) membawa tiga tuntutan utama, yakni:

Kembalikan kedaulatan masyarakat sipil.Bongkar total sistem negara.Selamatkan pendidikan Indonesia.

(Editor: Olahraga)

Konten Terkait
  • [KLARIFIKASI] Konten AI, Suporter Norwegia Lakukan "Viking Row" di Conveyor Bandara
  • 14 Desa di Temanggung Gelar Pilkades Serentak, Mana Saja?
  • Ingatkan Kepala Daerah, Bahlil: Blok Masela Bukan Proyek APBD, Jangan Titip Tim Sukses
  • Kebiasaan Tidur Sehat Bisa Bikin Perempuan Hidup 2,4 Tahun Lebih Lama
  • Maling Motor Panjat Rumah di Depok Sudah Puluhan Kali Beraksi
  • BNPP Pertahankan Opini WTP BPK, Realisasi Anggaran Tembus 99,38 Persen
  • Tinjau Proyek Jalan, Gubernur Lampung Tekankan Kualitas-Pengawasan Berlapis
  • Senangnya Aira Bocah SD Pekanbaru Dapat Merchandise Bibit Pohon di RBR 2026
Konten Rekomendasi
  • Ketika Seniman Tua di Aceh Utara Pamerkan Ratusan Alat Musik Rapai Pase Berusia 1 Abad
  • Sampah Menumpuk di Rusun Waduk Pluit, Pramono: Saya Minta Diselesaikan 8-10 Hari
  • [POPULER GLOBAL] Pentagon Cemas Perang Iran Meluas | Spanyol Juara Piala Dunia
  • Diperiksa KPK 9 Jam, Anggota BPK Bobby: Semua Sudah Disampaikan ke Penyidik
  • Rekam Jejak Pertemuan Spanyol Vs Argentina Jelang Final, termasuk Pembantaian 6-1
  • Menteri PU Buka Suara soal Mutasi ASN, Bantah karena Surat Dinas ke AS Bocor