Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Waka BGN Beberkan Fokus Evaluasi MBG: Penerima Manfaat-Insentif SPPG!

Waka BGN Beberkan Fokus Evaluasi MBG: Penerima Manfaat-Insentif SPPG

Waktu: 2026-07-29 19:10:34 Sumber: Meadow Rocket Penulis: Kesehatan Dibaca: 387x

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional Agustina Arumsari mengungkapkan evaluasi Program Makan Bergizi Gratis saat ini difokuskan pada dua aspek utama. Salah satunya, validasi data penerima manfaat.

"Jadi yang pertama kami perbaiki: 63 juta itu beneran nggak sih? Itu pertama. Kalau itu berapa yang bener, lalu berapa yang seharusnya kami berikan? Daerah-daerah mana, anak-anak yang mana, yang memang harus kami dahulukan, gitu. Itu yang sekarang menjadi tugas kami," kata Agustina kepada wartawan di Istana Negara, Jakarta, Senin .

Selain validasi data, BGN juga mengevaluasi skema insentif bagi SPPG. Selama ini, besaran insentif dinilai masih disamaratakan meski kapasitas layanan setiap SPPG berbeda-beda.

Agustina menjelaskan terdapat SPPG yang hanya melayani sekitar 1.000 penerima manfaat dengan jangkauan relatif dekat, sementara ada SPPG lain yang harus melayani wilayah lebih luas dengan jumlah penerima yang lebih banyak. Kondisi tersebut perlu diakomodasi dalam skema insentif yang lebih proporsional.

"Nah, itu yang kami nanti akan membuat skema yang insentif yang lebih adil. Ya, misalnya gini, kan nggak nggak juga dong SPPG yang 200 meter yang cuma melayani 500 eh katakanlah 1.000 orang insentifnya sama," ujarnya.

"Nggak juga dong yang 300 meter yang atau 400, ada bahkan yang 500 yang lebih bagus kok disamaratakan 6 juta? Kan nggak fair. Nah, itu skema-skema itu yang akan kami lakukan perbaikan," lanjutnya.

Agustina menilai sistem pertanggungjawaban yang selama ini masih bertumpu di kepala SPPG perlu diperkuat melalui transformasi digital. Digitalisasi akan menjadi salah satu langkah untuk meningkatkan transparansi sekaligus mempermudah pengawasan anggaran MBG.

"Nah, sulit kalau kita pastikan tergantung ke orang. Tadi kami dapat masukan, kami mendengarkan arahan dari tempat lain ya, ada masalah transformasi digital, digitalisasi. Itu sesuatu yang baik, jadi kami pikir Oh itu nanti akan menjadi bagian dari perbaikan. Jadi poinnya itu saja ya arahan untuk hari ini," ujarnya.

(Editor: Berita)

Konten Terkait
  • Industri Masih Ekspansi, Tapi Penyerapan Tenaga Kerja Belum Ikut Tumbuh
  • Harga Pasaran Spanyol Vs Argentina di Final Piala Dunia 2026
  • Hotman Paris Heran Tan Kian Belum Jadi Tersangka, padahal Diduga Beri Suap
  • Jangan Salah Pilih, Ini Perbedaan Telur Cokelat dan Telur Putih
  • Serukan Perang ke Pengemplang Pajak, Menkeu Jerman: Orang Jujur Tak Boleh Dianggap Bodoh
  • IHSG Melesat 4,24 Persen dalam Sepekan, Ini Tiga Katalis Utama Penggeraknya
  • Hotman Paris: Tak Ada Penahanan Febrie Adriansyah Hari Ini
  • Viral Kepala SPPG di Lampung Pamer Tumpukan Uang, KPPG Minta Klarifikasi
Konten Rekomendasi
  • Masih Misteri, Polisi Persilakan Pemilik Ambil BMW Tak Bertuan di Polres Jaksel
  • Survei: Warga AS Makin Pesimistis terhadap Ekonomi Meski Inflasi Melandai
  • 3 Tahun Stroke, Bugira Tak Pernah Kontrol Kesehatan karena Kendala Jarak dan Biaya
  • Pemerasan Bupati Sukoharjo Diduga 'Tradisi' Suami, KPK: Modusnya Copy Paste
  • Salah Kaprah Modifikasi CVT Skutik, Malah Bikin BBM Boros
  • BPBD Ungkap Kekeringan di Sukabumi Sebabkan 4 Kecamatan Krisis Air Bersih