Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Prabowo Jelang 2 Tahun Pemerintahannya: Pekerjaan Kita Masih Banyak!

Prabowo Jelang 2 Tahun Pemerintahannya: Pekerjaan Kita Masih Banyak

Waktu: 2026-09-12 22:40:11 Sumber: Meadow Rocket Penulis: Pendidikan Dibaca: 655x

Presiden Prabowo Subianto menekankan, pekerjaan dan perjuangan pemerintahannya masih banyak jelang dua tahun pemerintahannya.

Ia mengatakan, pemerintahan yang dipimpinnya akan terus bekerja keras dalam menjawab sejumlah tantangan di tengah ketidakpastian global.

"Masalahnya masih lebih banyak. Cita-cita kita lebih besar. Pekerjaan kita masih banyak. Perjalanan perjuangan kita masih jauh, tapi kita sudah melihat sekarang apa yang kita sudah capai," ujar Prabowo dalam taklimatnya pada Sidang Kabinet Paripurna di Istana, Jakarta, dikutip dari siaran Youtube Sekretariat Presiden, Senin (20/7/2026).

Sejak dilantik pada 20 Oktober 2024, Prabowo mengaku bangga dengan pencapaian pemerintahannya.

Salah satu yang dibanggakannya adalah keberhasilan Indonesia dalam memperkuat ketahanan pangan, bahkan mencapai kembali swasembada beras.

"Saya sudah sebut, kita sudah swasembada delapan komoditas pangan. Cadangan beras kita tertinggi selama sejarah NKRI. Nilai tukar petani kita tertinggi selama sejarah NKRI," ujar Prabowo.

Selain itu, Indonesia juga tengah memperkuat kemandirian energi nasional dan mengurangi ketergantungan pada impor.

Terbukti dari Indonesia yang menghasilkan B50, yakni solar dengan kandungan 50 persen berbasis kelapa sawit.

Lewat sejumlah pencapaian tersebut, ia menegaskan bahwa Indonesia jangan mudah ditakuti oleh tekanan-tekanan dan percaya pada kekuatan sendiri.

"Kita bangsa Indonesia yang 287 juta ini, pemimpinnya selalu ditakut-takuti. Supaya kita memimpin dengan ketakutan. Takut dengan pasar, takut dengan ini, takut dengan rating agency, takut dengan itu," ujar Prabowo.

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo menjelaskan bahwa sektor kesehatan, air bersih, energi, pertumbuhan ekonomi, hingga industri menjadi agenda pembangunan yang dijalankan pemerintahannya.

Ia juga menegaskan bahwa pemerintah tidak boleh ragu menjalankan kebijakan yang berpihak pada masyarakat.

Sebaliknya, Prabowo menyebut praktik-praktik yang merugikan negara seperti pertambangan ilegal, perkebunan ilegal, penebagangan liar, penyelundupan, under-invoicing dan transfer pricing sebagai hal yang harus diberantas.

"Jadi jangan ragu-ragu. Kita berada di jalan yang benar. Kita berada di jalan yang rasional," tegas Prabowo.

Ia juga menegaskan bahwa berbagai capaian pembangunan di Indonesia merupakan hasil estafet kepemimpinan nasional dari para presiden sebelumnya.

Menurutnya, tugas pemerintah saat ini adalah melanjutkan, membangun, dan menyempurnakan fondasi yang telah ada.

"Saya selalu mengakui ini adalah long march semua dari Bung Karno, dari Soeharto, Megawati, Gus Dur, Jokowi, semua hasil dari kerja keras pemerintah kita. Tugas kita, kita bangun kita perbaiki," ujar Prabowo.

(Editor: Teknologi)

Konten Terkait
  • Lokasi Samsat Keliling Jadetabek Hari Ini 21 Juli, Simak Lokasi dan Jadwalnya
  • Mojtaba Khamenei Respons Trump Usai Disebut Tewas, Ejek AS Setan Besar
  • TNI AD Beri Perawatan dan Pendampingan Medis ke Korban Ledakan Gudang Amunisi di Madiun
  • MTrans Pecat Kru Bus yang Diduga Lecehkan Penumpang Saat Perjalanan Malang-Denpasar
  • Setelah Pirlo dan Mancini, Palladino Kandidat Baru Latih Timnas Italia
  • Cari Bukti Tambahan Kasus Bupati Etik, KPK Geledah Rumah 3 Tersangka hingga Kepala PU Sukoharjo Hari Ini
  • Diduga Digigit Babi Hutan, Seorang Pria di Sikka NTT Ditemukan Tewas
  • Bareskrim Serahkan 3 Tersangka Pembunuh Polisi di Katingan ke Polda Kalteng
Konten Rekomendasi
  • Polisi Gagalkan Penyelundupan 600 Kg Timah Ilegal, Disamarkan sebagai Ikan Asin
  • Hasil Otopsi Sementara Dokter PPDS yang Ditemukan Tewas di Semak RSUD Siak: Ada Memar di Kepala
  • Perampokan Sadis di Kaltim, Suami Diikat-Istri Diperkosa Pelaku
  • Bedah Trailer Avengers: Doomsday, Chris Evans Kembali Jadi Captain America
  • Penjelasan Kortas Tipikor Terkait Kasus yang Jerat Febrie Adriansyah
  • Menantang Ombak dan Ongkos, Perjuangan Nelayan Pangandaran Bertahan Hadapi Kenaikan Harga Bahan Bakar