Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Dikira Razia, Bapenda Kaltara Tegaskan Operasi Tempel-Tempel Hanya Pengingat Pajak Kendaraan!

Dikira Razia, Bapenda Kaltara Tegaskan Operasi Tempel-Tempel Hanya Pengingat Pajak Kendaraan

Waktu: 2026-09-12 20:41:10 Sumber: Meadow Rocket Penulis: Hiburan Dibaca: 523x

Aksi petugas Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kalimantan Utara (Kaltara) Wilayah Nunukan yang menempelkan surat pemberitahuan pada kendaraan warga sempat memicu salah paham. 

Tidak sedikit masyarakat mengira kegiatan tersebut merupakan razia atau penindakan terhadap kendaraan yang menunggak pajak.

Padahal, Kepala UPTD Bapenda Kaltara Wilayah Nunukan, Samsul, menegaskan kegiatan tersebut merupakan bagian dari layanan Operasi Tempel-Tempel (OTT) yang bertujuan mengingatkan wajib pajak agar segera memenuhi kewajiban membayar pajak kendaraan atau melakukan daftar ulang surat tanda nomor kendaraan (STNK).

"Itu namanya kegiatan pelayanan OTT, Operasi Tempel-Tempel. Tujuannya mengingatkan masyarakat atau wajib pajak, apabila kendaraan mereka sudah jatuh tempo pajak, atau sudah waktunya daftar ulang STNK," kata Samsul, dikutip dari Tribun Kaltara, Senin (20/7/2026).

Bukan Razia atau Penilangan

Samsul menjelaskan, Operasi Tempel-Tempel tidak dilakukan untuk memberikan sanksi kepada pemilik kendaraan. 

Petugas hanya menempelkan surat pemberitahuan sebagai pengingat apabila kendaraan diduga telah memasuki masa jatuh tempo pembayaran pajak atau daftar ulang STNK.

Petugas dapat mengidentifikasi kendaraan yang diduga telah jatuh tempo melalui informasi bulan dan tahun yang tercantum pada pelat nomor kendaraan.

Jika masa berlaku pada pelat nomor telah terlewati, petugas akan menempelkan stiker pemberitahuan agar pemilik kendaraan segera memeriksa STNK.

"Dengan melihat stiker itu, masyarakat akan mengecek STNK-nya. Dari situ mereka tahu apakah pajaknya sudah jatuh tempo, atau sudah waktunya daftar ulang lima tahunan," jelas dia.

Menurut Samsul, terdapat dua kewajiban administrasi kendaraan yang menjadi perhatian Samsat, yakni pembayaran pajak kendaraan setiap tahun dan daftar ulang STNK setiap lima tahun.

Diharapkan Tingkatkan Kepatuhan Wajib Pajak

Samsul menegaskan, Operasi Tempel-Tempel merupakan bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat untuk membayar pajak kendaraan tepat waktu.

Program tersebut juga diharapkan dapat berdampak pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Selain Operasi Tempel-Tempel, Samsat Nunukan juga menyediakan sejumlah layanan untuk memudahkan masyarakat mengurus pajak kendaraan bermotor, di antaranya payment point, pelayanan door to door, Samsat Delivery, notifikasi pajak melalui WhatsApp dan SMS, pemeriksaan kendaraan, serta layanan Samsat Keliling.

Dengan berbagai layanan tersebut, Bapenda Kaltara berharap masyarakat semakin mudah memenuhi kewajiban administrasi kendaraan sekaligus menghindari keterlambatan pembayaran pajak.

Sebagian artikel ini telah tayang di TribunKaltara.com dengan judul Apa Itu Operasi Tempel-Tempel? Cara Bapenda Kaltara Ingatkan Warga Nunukan Bayar Pajak Kendaraan.

(Editor: Bisnis)

Konten Terkait
  • Tak Mau Salahkan Masa Lalu, Davina Karamoy: Memang Sudah Takdirnya
  • Kantong Parkir Ketandan di Kawasan Malioboro Ditutup Sementara, Dishub DIY Lakukan Penambahan Kapasitas
  • Canda Prabowo soal Maung, Singgung Polri Tak di Bawah Menhan
  • Buka Mubeslub Ormas MKGR, Bahlil Ajak Kader Bersiap untuk Pemilu 2029
  • Ingin Jadi Guru hingga Pernah Dibully, Peserta Jalur Disabilitas UNJ Naik Jadi 138 Orang
  • 10 Tahun HBC Purwakarta, dari Komunitas Jadi Keluarga Besar
  • Mobil Pelat Dinas TNI Terbakar di Senen Jakpus, Diduga Akibat Korsleting
  • Ada Konser Akbar di Monas, Penumpang 13 KA Ini Bisa Naik dari Jatinegara
Konten Rekomendasi
  • Titik Api Kembali Muncul di Sumsel, 35 Hektare Lahan Terbakar
  • Penyekap Wanita di Bekasi Ternyata 2 Orang, Pelaku Utama Masih Buron
  • Kemlu RI Ucapkan Duka Cita Meninggalnya Mantan Emir Qatar Sheikh Hamad
  • Alasan Presiden UEFA Boikot Final Piala Dunia 2026
  • Rp 715 Miliar Dana Pensiun PNS Malaysia Nyangkut di eFishery, Pengelola Tempuh Segala Cara
  • Polisi Cek Kejiwaan Pelaku Teror Ancaman Bom ke SDN di Jaksel