Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Tim DVI Polda Sulsel Minta Data Keluarga Korban KM Nurul Salsa, Antisipasi Kebutuhan Identifikasi!

Tim DVI Polda Sulsel Minta Data Keluarga Korban KM Nurul Salsa, Antisipasi Kebutuhan Identifikasi

Waktu: 2026-07-29 19:06:44 Sumber: Meadow Rocket Penulis: Otomotif Dibaca: 985x

Tim Disaster Victim Identification (DVI) Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) membuka posko pendataan keluarga korban KM Nurul Salsa di Terminal Pelabuhan Benteng, Kabupaten Kepulauan Selayar, pada Sabtu (18/7/2026).

Selain posko pendataan keluarga korban di Terminal Pelabuhan Benteng, Tim DVI juga menyiapkan Posko DVI di RSUD KH Hayyung Selayar.

Diketahui, dari total 78 penumpang KM Nurul Salsa, sebanyak 52 orang berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat, satu orang ditemukan meninggal dunia, sedangkan 25 orang lainnya masih dinyatakan hilang.

Koordinator Tim DVI Biddokkes Polda Sulsel Kompol Abd Rahman mengatakan, posko tersebut dibentuk untuk mengumpulkan data pembanding dari keluarga korban.

Menurut dia, data tersebut akan digunakan apabila proses identifikasi korban diperlukan.

"Saat ini kami mengumpulkan data ante mortem dari keluarga korban sebagai langkah antisipasi," katanya, dilansir dari TribunTimur.

Data yang dikumpulkan meliputi identitas korban, ciri-ciri fisik, pakaian terakhir yang dikenakan, rekam medis, data gigi, sidik jari hingga informasi pendukung lainnya.

"Data ini akan menjadi pembanding apabila dalam proses pencarian ditemukan korban yang memerlukan identifikasi," jelasnya.

Keluarga Korban Diminta Serahkan Data

Abd Rahman mengimbau seluruh keluarga korban maupun keluarga penumpang KM Nurul Salsa mendatangi posko pendataan untuk memberikan data anggota keluarga yang menjadi korban.

Ia berharap keluarga dapat memberikan data selengkap mungkin agar proses identifikasi dapat berjalan lebih cepat apabila dibutuhkan.

"Semakin lengkap data yang kami peroleh, maka proses identifikasi nantinya akan dapat dilakukan lebih cepat, tepat, dan akurat apabila dibutuhkan," ucapnya.

Sementara itu, Kapolres Kepulauan Selayar AKBP Didid Imawan menambahkan, kehadiran Tim DVI menjadi bagian penting dalam mendukung operasi kemanusiaan yang sedang berlangsung.

Ia juga mengimbau keluarga korban memanfaatkan posko pendataan dengan memberikan data yang dibutuhkan.

"Data yang diberikan akan sangat membantu Tim DVI apabila sewaktu-waktu diperlukan proses identifikasi," pungkasnya.

(Editor: Kesehatan)

Konten Terkait
  • Warga Jepang Masih Percaya Takhayul, Rumah Angker Sulit Laku
  • Pindah ke Persija, Denis Kolinger Ungkap Peran Marko Simic
  • Buaya Terlihat di Spot Diving, Balai TN Komodo Minta Wisatawan Waspada
  • Diduga Angkut BBM Ilegal, Minibus Meledak dan Hanguskan Dua Rumah di Polewali Mandar
  • 7 Begal Diringkus Polda Jatim, 1 Tertabrak Mobil Petugas Saat Coba Melarikan Diri
  • Kekeringan Melanda Tenjo Bogor, Warga Terpaksa Gunakan Air Kali untuk Mandi dan Mencuci
  • Polisi Kerahkan 389 Personel Amankan Konser Akbar di Monas Nanti Malam
  • Jelang Muktamar NU, Cak Imin: Semua Ingin Perbaikan, Mutlak Pembaruan
Konten Rekomendasi
  • Prabowo Jelang 2 Tahun Pemerintahannya: Pekerjaan Kita Masih Banyak
  • Kejagung Pastikan Telusuri Info Komisi III soal Bunker di Kasus Febrie
  • Bukan Jadi Siomay, Ikan Sapu-sapu Diolah untuk Pakan Maggot di Jakbar
  • MVP SEA V Cup 2026 Sentil Timnas Voli Indonesia Usai Takluk dari Kamboja
  • Tabrak Beruntun 6 Kendaraan di Tol JORR Arah Tanjung Priok, Sopir Truk Tewas Terjepit
  • Hadiah Juara Piala Dunia bagi Pemain Spanyol, Satu Orang Sembilan Miliar Rupiah