Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Tim DVI Polda Sulsel Minta Data Keluarga Korban KM Nurul Salsa, Antisipasi Kebutuhan Identifikasi!

Tim DVI Polda Sulsel Minta Data Keluarga Korban KM Nurul Salsa, Antisipasi Kebutuhan Identifikasi

Waktu: 2026-09-12 20:36:13 Sumber: Meadow Rocket Penulis: Hiburan Dibaca: 985x

Tim Disaster Victim Identification (DVI) Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) membuka posko pendataan keluarga korban KM Nurul Salsa di Terminal Pelabuhan Benteng, Kabupaten Kepulauan Selayar, pada Sabtu (18/7/2026).

Selain posko pendataan keluarga korban di Terminal Pelabuhan Benteng, Tim DVI juga menyiapkan Posko DVI di RSUD KH Hayyung Selayar.

Diketahui, dari total 78 penumpang KM Nurul Salsa, sebanyak 52 orang berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat, satu orang ditemukan meninggal dunia, sedangkan 25 orang lainnya masih dinyatakan hilang.

Koordinator Tim DVI Biddokkes Polda Sulsel Kompol Abd Rahman mengatakan, posko tersebut dibentuk untuk mengumpulkan data pembanding dari keluarga korban.

Menurut dia, data tersebut akan digunakan apabila proses identifikasi korban diperlukan.

"Saat ini kami mengumpulkan data ante mortem dari keluarga korban sebagai langkah antisipasi," katanya, dilansir dari TribunTimur.

Data yang dikumpulkan meliputi identitas korban, ciri-ciri fisik, pakaian terakhir yang dikenakan, rekam medis, data gigi, sidik jari hingga informasi pendukung lainnya.

"Data ini akan menjadi pembanding apabila dalam proses pencarian ditemukan korban yang memerlukan identifikasi," jelasnya.

Keluarga Korban Diminta Serahkan Data

Abd Rahman mengimbau seluruh keluarga korban maupun keluarga penumpang KM Nurul Salsa mendatangi posko pendataan untuk memberikan data anggota keluarga yang menjadi korban.

Ia berharap keluarga dapat memberikan data selengkap mungkin agar proses identifikasi dapat berjalan lebih cepat apabila dibutuhkan.

"Semakin lengkap data yang kami peroleh, maka proses identifikasi nantinya akan dapat dilakukan lebih cepat, tepat, dan akurat apabila dibutuhkan," ucapnya.

Sementara itu, Kapolres Kepulauan Selayar AKBP Didid Imawan menambahkan, kehadiran Tim DVI menjadi bagian penting dalam mendukung operasi kemanusiaan yang sedang berlangsung.

Ia juga mengimbau keluarga korban memanfaatkan posko pendataan dengan memberikan data yang dibutuhkan.

"Data yang diberikan akan sangat membantu Tim DVI apabila sewaktu-waktu diperlukan proses identifikasi," pungkasnya.

(Editor: Berita)

Konten Terkait
  • Sekjen MPR Gaungkan 'Izakod Bekai Izakod Kai' di LCC 4 Pilar Papua Selatan
  • Argentina Si Antagonis Piala Dunia, Kenapa Dibenci Banyak Orang?
  • Skandal Ujian Promosi PNS, Hampir 6.000 Pegawai Terancam Dihukum
  • Sejak Kapan Manusia Mulai Bertato?
  • Soal Kopdes Kelola Tambang, Bahlil: Harus Memenuhi Syarat
  • Owen Rahadiyan Mundur dari Jabatan Manajer Persipura Jayapura
  • Prabowo Buka Kemungkinan Pangkas Anggaran TNI-Polri untuk atasi Kemiskinan
  • Mandatori E20 pada 2028, Pemerintah Buka Peluang Swasta Bangun Pabrik Bioetanol
Konten Rekomendasi
  • Cerita Ibra, Bocah Kelas 6 SD di Boyolali yang Dapat Penghargaan Internasional Usai Temukan "Bug" NASA
  • 200 Nama Panggilan untuk Pacar yang Romantis, Lucu, dan Tidak Pasaran
  • Pigai Usul RUU Masyarakat Adat Tidak Dibenturkan dengan UU Kehutanan
  • Terlibatnya FBI dan Secret Service dalam Kasus Febrie Adriansyah, Ternyata Ini Perannya
  • Gunung Anak Krakatau Siaga, Disparekraf Lampung Evaluasi Festival Krakatau 2026
  • Bos Laundry di Jaksel Bantah Tahan Ijazah Karyawan, Akui Masih Ada Dokumen Tersimpan