Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Anak Gajah Nona Seroja Tebar 15 Ribu Bibit Pohon di Riau Bhayangkara Run 2026!

Anak Gajah Nona Seroja Tebar 15 Ribu Bibit Pohon di Riau Bhayangkara Run 2026

Waktu: 2026-07-29 19:08:12 Sumber: Meadow Rocket Penulis: Hiburan Dibaca: 107x

Ada yang berbeda dari race pack Riau Bhayangkara Run tahun 2026 ini. Selain perlengkapan lari, sebanyak 15.000 runners juga akan membawa pulang bibit pohon trembesi sebagai bagian dari kampanye pelestarian lingkungan.

Sebanyak 15.000 bibit pohon tersebut dibawa oleh anak gajah Nona Seroja dalam bentuk boneka. Seluruh bibit pohon tersebut dibagikan pada saat pengambilan race pack yang merupakan bagian dari merchandise bagi para peserta lari di Riau Bhayangkara Run 2026.

Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan menjelaskan pembagian bibit pohon melalui boneka Nona Seroja merupakan bagian dari kampanye Green Policing. Program yang digagas Polda Riau tersebut terus digaungkan untuk meningkatkan kolaborasi dan menumbuhkan kepedulian masyarakat terhadap kelestarian lingkungan.

Irjen Herry Heryawan mengatakan melalui Riau Bhayangkara Run 2026 ini, pesan menjaga alam tidak hanya disampaikan melalui edukasi, tetapi juga diwujudkan dengan aksi nyata berupa penanaman pohon. Kapolda berharap, para pelari pulang tidak hanya membawa medali, tetapi membawa harapan baru untuk kelangsungan generasi dengan menanamkan bibit pohon trembesi tersebut.

"Kami menitipkan bibit pohon trembesi melalui boneka Nona Seroja kepada 15.000 peserta Riau Bhayangkara Run. Harapannya bibit ini dapat ditanam dan menjadi kehidupan baru yang dapat melestarikan alam kita," ujar Irjen Herry Heryawan, dalam keterangannya, Sabtu .

Kapolda Riau menyampaikan bahwa Riau Bhayangkara Run tahun ini sengaja dikemas berbeda agar memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi pelestarian lingkungan di Bumi Lancang Kuning.

"Kami ingin Riau Bhayangkara Run bukan sekadar ajang adu kecepatan atau selebrasi olahraga semata. Melalui boneka Nona Seroja dan bibit pohon ini, kami menyelipkan pesan edukasi dan kepedulian," kata jenderal bintang dua lulusan Akpol 96 tersebut.

Melalui pembagian bibit pohon tersebut, Polda Riau berharap gerakan ini menjadi awal lahirnya ribuan pohon baru yang memberikan manfaat bagi lingkungan sekaligus menjadi warisan bagi generasi mendatang.

Nona Seroja sendiri merupakan anak gajah Sumatra yang lahir di Camp Eleven Flying Squad, Taman Nasional Tesso Nilo , Kabupaten Pelalawan, Riau. Kelahiran gajah berjenis kelamin betina ini menjadi simbol harapan baru dalam upaya penyelamatan gajah Sumtara yang populasinya terancam punah.

Nama Nona Seroja diberikan langsung oleh Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan. Nama tersebut terinspirasi dari filosofi bunga seroja atau lotus yang mampu tumbuh di lingkungan berlumpur, namun tetap mekar dengan indah, bersih, dan murni.

Filosofi tersebut menggambarkan harapan agar semangat menjaga kelestarian alam mampu tumbuh di tengah berbagai tantangan lingkungan.

Melalui sosok Nona Seroja, Polda Riau ingin mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, menjadi bagian dari gerakan penghijauan dan konservasi alam.

"Satu pelari menanam satu pohon, bayangkan dampak hijau yang bisa kita ciptakan," imbuhnya.

(Editor: Bisnis)

Konten Terkait
  • Alasan Persib Bandung Rekrut Mariano Peralta dari Borneo FC
  • Banjir Rob Masuk Sekolah, Disdik Surabaya Sebut MPLS Tak Terganggu
  • Keluarga Nilai Vonis Pembunuh Kacab Bank BUMN Belum Adil, Berharap Jaksa Banding
  • Awasi Kasus Febrie, Komisi III DPR Terus Dukung Kerja Kejagung
  • Air Bersih di Kelapa Gading Jakut Mengalir Kecil Hari Ini? PAM Jaya Ungkap Penyebabnya
  • Polisi Tangkap Pengedar Upal di Tangerang, Duit Palsu Rp 68 Juta Disita
  • Prabowo Beri Harga Khusus BBM untuk Nelayan Kapal 30-200 GT
  • Cekcok Berujung Ucapan Rasis Penjahit di Bali ke Pelanggan Berakhir Damai
Konten Rekomendasi
  • 7 Bintang Kejutan di Piala Dunia 2026: Dari Vozinha hingga Djed Spence
  • Polisi Bongkar Peredaran Etomidat di Bogor, Pod Getar Dijual hingga Rp 6 Juta Per Cartridge
  • Messi Vs Mbappe, Siapa yang Bakal Meraih Sepatu Emas Piala Dunia 2026?
  • Gunung Anak Krakatau Mereda tapi Masih Siaga, Erupsi Terakhir 11 Juli 2026
  • Gedung Putih Bela Argentina Soal Spanduk Malvinas di Piala Dunia
  • Merawat Harapan dari Kebun Pepaya Kalina, Langkah Desa Serut Menguatkan Ekonomi Desa