Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Pemuda Asal Subang Tenggelam di Waduk Jatiluhur Purwakarta, Hilang Saat Menyeberang ke Keramba!

Pemuda Asal Subang Tenggelam di Waduk Jatiluhur Purwakarta, Hilang Saat Menyeberang ke Keramba

Waktu: 2026-07-29 19:07:54 Sumber: Meadow Rocket Penulis: Berita Dibaca: 781x

Seorang pemuda asal Kabupaten Subang dilaporkan hilang tenggelam di perairan Waduk Jatiluhur, Kampung Pasirlaya, Desa Panyindangan, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Purwakarta, Kamis (16/7/2026) sore.

Hingga Jumat (17/7/2026), korban masih dalam pencarian tim SAR gabungan.

Korban diketahui bernama Riyanto (21), warga Dusun Karangmulya, Desa Blanakan, Kecamatan Blanakan, Kabupaten Subang.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 17.30 WIB.

Saat itu, Riyanto berenang dari keramba milik Ko Apin menuju keramba milik Ko Asuy yang berjarak sekitar 100 meter untuk menemui rekannya, Muhamad Rizki.

Korban sempat menggunakan potongan gabus sebagai alat bantu mengapung saat menyeberangi perairan waduk.

Namun, ketika berada di tengah perjalanan, ia melepaskan gabus tersebut dan melanjutkan renang tanpa alat bantu.

Tak lama berselang, Riyanto berteriak meminta pertolongan.

Muhamad Rizki yang berada di keramba tujuan awalnya mengira korban hanya bercanda sehingga tidak langsung memberikan bantuan.

Kasi Humas Polres Purwakarta, Iptu Tini Yutini, mengatakan saksi baru menyadari kondisi korban dalam bahaya setelah teriakan minta tolong terdengar berulang kali.

“Tak lama kemudian korban berteriak meminta tolong. Saksi yang semula mengira korban hanya bergurau akhirnya panik dan langsung berenang untuk memberikan pertolongan. Namun, saat saksi tiba di lokasi, korban sudah tenggelam dan tidak terlihat lagi,” ujar Tini, Jumat (17/7/2026).

Mengetahui korban hilang di bawah permukaan air, saksi segera melaporkan kejadian tersebut kepada petugas.

Laporan diterima sekitar pukul 18.00 WIB, kemudian personel Polres Purwakarta bersama warga melakukan pencarian awal di sekitar lokasi korban terakhir terlihat.

Petugas juga meminta keterangan sejumlah saksi dan berkoordinasi dengan Basarnas, BPBD, Satpolairud Polres Purwakarta, serta unsur Potensi SAR lainnya untuk mempercepat proses pencarian.

Namun, operasi pencarian pada Kamis malam belum dapat dilakukan secara optimal karena kondisi gelap dan minimnya penerangan di lokasi.

Tim SAR gabungan kemudian menghentikan sementara pencarian dan melanjutkannya pada Jumat pagi dengan memperluas area penyisiran di sekitar titik korban diduga tenggelam.

Hingga Jumat, Riyanto belum berhasil ditemukan.

Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian dengan melibatkan personel Basarnas, BPBD, kepolisian, relawan, dan unsur Potensi SAR.

(Editor: Kesehatan)

Konten Terkait
  • Kasus Pengeroyokan Ojol di Samarinda Berakhir Damai, Korban Terima Ganti Pengobatan Rp 10 Juta
  • Terduga Pembunuh ASN Bangkalan Belum Tertangkap, Diduga Dibantu Bersembunyi
  • Tak Ingin Pengendara Celaka, Pemulung di Padang Tambal Jalan Rusak dengan 60 Karung Puing Bangunan
  • Thierry Henry: Para Pemain Spanyol Sudah Paham Filosofi Sejak Usia 9 Tahun
  • Naik Mulai Bulan Depan, Ini Tarif Baru Naturalisasi hingga Lepas Status WNI
  • Mengelola Kenaikan Berat Badan akibat Efek Samping Obat Gangguan Mental 
  • Cerita Anak Buruh Tani asal Gunungkidul Meraih Mimpi Kuliah di UGM
  • Guru SD di Lubuklinggau yang Pukul Siswa Diistirahatkan Mengajar, Tak Lagi Jadi Wali Kelas
Konten Rekomendasi
  • Demi Nonton Piala Dunia, Pasien Puskesmas di Polman Sulbar Kabur Bawa Infus
  • 10 Pulau Terbaik di Dunia Versi Travel and Leisure 2026, Bali Peringkat Berapa?
  • Narasi "Demo Bayaran" dan Masa Depan Kebebasan Berpendapat
  • Polisi Sita 19 Barang Bukti Kasus Ledakan di MAN 3 Padang, Ada 3 Bom Aktif Dimusnahkan
  • Kontribusi Besar LALIGA di Final Piala Dunia 2026, Sumbang 24 Pemain!
  • Berbagai Tanda Tubuh Kurang Tidur yang Sering Tak Disadari, Termasuk Naik Berat Badan