Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Muatan Overload Bikin Rem Cepat Panas dan Berisiko Blong!

Muatan Overload Bikin Rem Cepat Panas dan Berisiko Blong

Waktu: 2026-07-29 19:11:31 Sumber: Meadow Rocket Penulis: Bisnis Dibaca: 445x

Membawa muatan melebihi kapasitas kendaraan tidak hanya memengaruhi performa mesin dan konsumsi bahan bakar, tetapi juga meningkatkan risiko rem blong.

Beban yang terlalu berat membuat sistem pengereman bekerja jauh lebih keras untuk menghentikan laju kendaraan.

Lung Lung, pemilik Dokter Mobil, mengatakan beban kendaraan yang terlalu berat membuat rem harus menyerap energi lebih besar ketika kendaraan melambat atau berhenti. Kondisi ini membuat suhu rem meningkat drastis.

"Kalau kendaraan overload, kerja rem jadi jauh lebih berat. Energi kinetik yang harus diubah jadi panas itu makin besar. Akibatnya rem cepat panas dan bisa mengalami brake fading," kata Lung Lung kepada Kompas.com, belum lama ini.

Ilustrasi mobil pemudik yang kelebihan muatan alias overload. Ban dan kaki-kaki mobil bisa sangat terdampak dan mobil menjadi limbungVajiPatil/Flickr Ilustrasi mobil pemudik yang kelebihan muatan alias overload. Ban dan kaki-kaki mobil bisa sangat terdampak dan mobil menjadi limbung

Ia menjelaskan, brake fading terjadi ketika suhu komponen pengereman terlalu tinggi sehingga daya cengkeram kampas rem menurun.

Dalam kondisi tersebut, pedal rem masih diinjak, tetapi efek pengeremannya tidak lagi maksimal.

Menurut dia, kondisi ini kerap terjadi pada kendaraan yang dipaksa membawa muatan melebihi kapasitas, terutama saat melintasi jalan menurun dengan penggunaan rem secara terus-menerus.

"Biasanya ditandai muncul bau gosong dari rem. Kalau sudah begitu, sebaiknya kendaraan segera istirahat supaya suhu rem turun dulu," ucapnya.

Lung Lung juga mengingatkan agar pengemudi tidak langsung menyiram air ke rem yang sedang panas. Perubahan suhu yang terjadi secara mendadak dapat merusak komponen pengereman.

"Kalau rem panas jangan langsung disiram air, karena material logamnya bisa kaget. Piringan rem bisa pecah atau bengkok," kata dia.

Untuk mengurangi risiko rem blong, pengemudi disarankan selalu mematuhi batas muatan yang ditetapkan pabrikan.

Selain itu, saat melewati turunan panjang sebaiknya memanfaatkan engine brake agar beban kerja rem berkurang dan suhu tetap terkendali.

Bagi kendaraan yang memang rutin digunakan membawa muatan berat, Lung Lung menyarankan pemilik mempertimbangkan peningkatan spesifikasi sistem pengereman agar lebih sesuai dengan kebutuhan penggunaan.

(Editor: Kesehatan)

Konten Terkait
  • Ada 2 Juta Keluarga di Jabar Belum Memiliki Rumah, Sekda Jabar: 90.000 ada di Kota Bandung
  • Menjemput Sehat dari Rumah-rumah Warga di Jember...
  • Bupati Agam: Trase Baru Tol Sicincin-Bukittinggi Akan Dibahas Lagi jika Ditolak Masyarakat
  • MAKI Sentil Hotman: Aturan Mana Penetapan Tersangka Febrie Harus Izin Presiden?
  • Berburu Durian Menoreh di Kampung Durian Kulon Progo, Nikmati Langsung dari Kebun
  • Saat Rumpon Jadi Penyelamat 5 Korban KM Nurul Salsa Usai 4 Hari Mengapung
  • Penertiban Kawasan Pasar Gede Solo, Parkir Liar dan Becak Tak Bertuan Diamankan
  • Kasus Dugaan Mafia Tanah Sleman, BPN Ungkap Dua Sertifikat Mbah Lanjarsari Sudah Beralih Nama sejak 2010
Konten Rekomendasi
  • PDIP Surati BGN Minta Data Kader Terlibat Proyek MBG
  • Akan Ada 214,3 Juta Pemilih pada Pemilu 2029, Milenial Mendominasi
  • Tampang Abang yang Challenge Bocah Depok Makan Cabai-Masuk Freezer
  • Di Lanud Malang, Prabowo Resmikan Panen Raya Serentak 43 Titik Se-Indonesia
  • Panglima Klaim TNI Dukung 55,24 Persen Target Produksi Beras Nasional 2026
  • Vonis Tiga Otak Pembunuhan Kacab Bank BUMN: Keluarga Kecewa, Merasa Belum Adil