Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Mengobrol dengan Orang Asing Bisa Kurangi Rasa Kesepian, Ini Kata Psikolog!

Mengobrol dengan Orang Asing Bisa Kurangi Rasa Kesepian, Ini Kata Psikolog

Waktu: 2026-07-29 20:10:59 Sumber: Meadow Rocket Penulis: Pendidikan Dibaca: 474x

Psikolog Harry Cohen mengatakan bahwa interaksi sosial sederhana dengan orang yang tidak memiliki hubungan dekat, memiliki manfaat psikologis yang nyata.

Menurutnya, percakapan singkat dapat merangsang pelepasan hormon dopamin dan oksitosin yang berperan dalam menciptakan perasaan senang, nyaman, dan terhubung dengan orang lain.

"Semakin sering kita mempraktikkan kebiasaan ini, semakin mudah pula kita membangun hubungan sosial dan mengurangi kecemasan saat berinteraksi," ujar Cohen dikutip dari Verywell Mind, Sabtu (18/7/2026).

Manfaat bagi kesehatan mental

Selain membantu mengurangi rasa kesepian, membiasakan diri berinteraksi dengan orang lain juga dapat memberikan berbagai manfaat psikologis, seperti:

meningkatkan suasana hati;mengurangi kecemasan sosial;melatih kemampuan berkomunikasi;meningkatkan rasa percaya diri;memperkuat rasa memiliki terhadap lingkungan sekitar.

Interaksi kecil yang dilakukan secara konsisten dapat membantu seseorang membangun jaringan sosial yang lebih luas.

Pada akhirnya, hal ini berkontribusi terhadap kesehatan mental dan kualitas hidup secara keseluruhan.

Tips berani berbicara dengan orang asing

Cohen menyarankan agar kebiasaan ini dimulai dari hal-hal kecil yang mudah dilakukan dalam kehidupan sehari-hari.

Misalnya, tersenyum kepada tetangga, menyapa petugas keamanan, mengucapkan terima kasih kepada kasir, atau menawarkan bantuan kepada seseorang yang tampak kesulitan.

Meski tampak sederhana, tindakan tersebut dapat menjadi investasi jangka panjang bagi kesehatan mental karena membantu mengurangi isolasi sosial dan memperkuat rasa keterhubungan dengan sesama.

Meski demikian, penting untuk tetap menghormati batasan orang lain.

Tidak semua orang sedang berada dalam kondisi yang nyaman untuk berbincang.

Karena itu, perhatikan bahasa tubuh dan respons lawan bicara.

Jika mereka tampak tidak ingin melanjutkan percakapan, akhiri interaksi dengan sopan tanpa memaksakan komunikasi.

(Editor: Berita)

Konten Terkait
  • Guru Gen Z di Malang Manfaatkan Instagram untuk Promosi Sekolah
  • 10 Hidangan Nasi Terenak di Indonesia Versi TasteAtlas, Ada Favoritmu?
  • Harga Tiket Termurah Final Piala Dunia 2026 Spanyol Vs Argentina Tembus Rp 172,7 Juta
  • Telur Ceplok atau Dadar, Mana yang Lebih Sehat?
  • Ada Hidden Gem Buat Warga Santai-Olahraga di Jaksel, tapi Harus Lewati TPU
  • Jadwal KRL Solo-Jogja Sabtu 18 Juli 2026, Berangkatan dari Palur hingga Yogyakarta
  • Tanggal 18 Juli Memperingati Hari Apa? Ini Momen Penting dan Sejarahnya
  • Hotman Paris Ungkap Febrie Adriansyah Dicecar 18 Pertanyaan oleh Kejagung
Konten Rekomendasi
  • Jelang Perancis Vs Inggris, The Three Lions di Ambang Sejarah Baru
  • Pascakecelakaan Beruntun, Dua Lajur Tol JORR Arah Cakung Masih Ditutup
  • Hotman Ungkap Febrie Adriansyah Bantah Menerima Rp 50 Miliar dari Tan Kian
  • Kerusakan Umum pada Motor Listrik Setelah 1 Tahun Pemakaian
  • Cerita Warga Depok Rumahnya Diteror Tetangga: Tendang Pagar hingga Bawa Golok
  • Sidang Rivel Sila yang Menyeret Piche Kota, Kuasa Hukum Singgung Dugaan Intimidasi dan Permintaan Uang Rp 1 M